Lima kasus spionase dunia maya baru-baru ini menyerang sistem milik pemerintah, perusahaan infrastruktur dan organisasi politik Amerika Serikat. Yaitu:
- Pada hari selasa, Wall Street Journal melaporkan bahwa penyusup dunia maya tak dikenal selama dua tahun membobol Beberapa server kontraktor milik Dinas Pertahanan AS. Mereka mendapatkan informasi mengenai F-35, atau generasi terbaru pesawat tempur / pesawat pembom milik Amerika Serikat, Inggris dan 7 Pasukan sekutu lainnya.
Para hacker diperkirakan berasal dari China, mereka tidak mampu memperoleh informasi yang lebih penting sebab informasi tersebut tersimpan pada komputer yang tidak terhubung dengan internet. Meskipun demikian mereka telah mengkopi beberapa terabyte – beberapa ribu gigabyte – data mengenai sistem F-35, sistem perawatan internal dan sistem elektronik.
- Pada awal april, seorang pejabat pemerintah yang tak mau diketahui namanya mengatakan kepada wall street journal bahwa mata-mata dunia maya dari China dan Rusia telah membobol sistem Komputer yang digunakan oleh perusahaan yang mengurus jaringan listrik Amerika Utara.
Yang lebih buruk, mata-mata tersebut telah memasang software yang dapat digunakan untuk mengacaukan jaringan atau mengambil kendali atas pembangkit listrik tenaga nuklir. Pejabat China dan Rusia membantah bahwa pemerintahnya terlibat.
- Peneliti Kanada menyatakan pada maret lalu bahwa jaringan mata-mata dari China telah membobol sistem komputer milik diplomat dari 103 Negara. Beijing membantah semua keterlibatan pemerintahnya. Tetapi investigasi yang diadakan ketika Dalai Lama, pemimpin Tibet yang diasingkan, mengatakan bahwa dokumen rahasia di komputernya telah jatuh ketangan China.
Pada kejadian lain yang berhubungan dengan hal tersebut adalah ketika seorang wartawan tiba-tiba diperingatkan oleh pejabat China hanya beberapa jam setelah dikirim email oleh Dalai Lama.
- Hanya beberapa saat setelah kemenangan Obama pada pemilu bulan November, Newsweek menyatakan bahwa kampanye senator illionis tersebut dan pesaingnya senator John McCain, telah dimata-matai oleh kekuatan asing yang menempatkan spyware pada komputer staff mereka.
FBI dan Dinas rahasia telah menghubungi keduanya selama musim panas dengan berita bahwa China dan Rusia telah mengkopi sejumlah informasi penting yang berhubungan dengan kebijakan luar negeri. Tim Obama dan McCain segera menerapkan tindakan pengamanan.
- Selama lebih dari setahun pada 2001 dan 2002, seorang hacker dari Inggris Gary McKinnon telah membobol lebih dari 100 komputer milik militer AS dan NASA. Dia bermaksud mencari informasi tentang UFO. AS segera mengetahui dan segera melaporkan kasus tersebut kepada Inggris. Kepolisian setempat menangkapnya pada tahun 2002 tetapi tidak menuntutnya.
Kemudian AS mengajukan dakwaan pada tahun tersebut dan berhasil mengekstradisi pada tahun 2005. pejabat AS mengatakan bahwa McKinnon telah menyebabkan kerugian USD 700.000 dan pantas dihukum dengan penjara selama 70 tahun. Di Inggris dia menjadi terkenal.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar